5 Teknik Belajar dan Dapatkan Pengetahuan Berlimpah

Mendapatkan informasi pengetahuan dan pendidikan adalah hal yang penting. Namun bagaimana cara mendapatkan pengetahuan berlimpah dalam sekali belajar? Belajar adalah kegiatan yang dilakukan guna mendapatkan informasi dan pengetahuan. Namun dalam belajar, …

Beragam Makanan Pemicu Kanker yang Harus Dibatasi Sejak Dini

Sebagaimana diketahui, kanker adalah salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Data dari WHO menunjukkan ada sekitar 9,6 juta penderita kanker meninggal tahun 2018 silam. Hal inilah yang mendasari kenapa …

Harga Toyota Agya G, TRD, Facelift Terbaru 2020

Toyota Agya merupakan mobil yang masuk ke dalam kategori LCGC dan kelas hatchback yang menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena berbagai alasan. Toyota Agya hadir dengan varian mesin 1.0 L dan …

Komponen dan Biaya Tune Up
0 Comments

Perawatan pada mobil merupakan suatu kewajiban. Tidak hanya bensin dan oli yang perlu diperhatikan. Komponen-komponen mesin lainnya pun butuh perhatian. Gunanya tentu untuk menjaga performa kendaraan yang akan berpengaruh pada tingkat keamanan dan kenyamanna saat berkendara. Jangan sampai mobil terpaksa mogok di tengah jalan saat kita berkendara, akibat oli yang kotor atau aki yang lemah.

Banyak orang yang mengira bahwa servis berkala sama dengan tune up. Padahal sangat jelas perbedaannya, mulai dari waktu hingga biaya. Perbedaannya terdapat pada jumlah jarak yang telah ditempuh dan juga komponen yang harus dilakukan pemeriksaan. Servis berkala dilakukan pada 1.000 kilometer pertama hingga pemakaian setahun atau mencapai 20.000 kilometer.

Kendaraan beroda empat butuh dilakukan tune up pada setiap 15.000 kilometer setelah penggunaan setahun dari mobil baru tersebut. Biayanya memang tidak sedikit, tapi percayalah hal ini akan sebanding dengan yang didapat. Kita bisa memilih bengkel resmi atau bengkel umum yang ada di daerah tempat tinggal.

Bengkel resmi biasanya memiliki peralatan yang lebih lengkap jika dibandingkan bengkel umum. Kalau persoalan tenaga ahli, sekarang ini hampir banyak tenaga bengkel berkompeten juga berada di bengkel umum. Jadi tidak hanya bengkel resmi saja yang memiliki tenaga bengkel berkompeten.

Bengkel umum juga kini banyak yang ditangani oleh tenaga profesional yang dikelola secara baik dari segi peralatan dan tempat yang berfasilitas memadai serta menunjang kenyamanan para langganannya. Bahkan mereka juga telah menyediakan anar-jemput untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan tune up mobil. Hal ini yang membuat mereka mampu bersaing secara seimbang dengan bengkel-bengkel resmi.

Pada prosesnya, tenaga teknisi akan memeriksa beberapa komponen pada mobil. Apabila kotor, mereka hanya akan membersihkannya sampai dapat berfungsi dengan baik. Namun jika ternyata komponen tersebut rusak, maka akan diinformasikan kepada pemilik terkait kerusakan dan penggantian serta biaya yang diperlukan.

Bengkel resmi akan melakukan semua sesuai dengan prosedur. Begitupula dengan bengkel umum, mereka akan membuat perjanjian di awal penyerahan kendaraan. Perjanjian ini terkait diinfokan terlebih dahulu apa saja yang rusak dan biaya yang akan dikeluarkan jika terdapat komponen yang perlu diganti. Selain itu, sebagai pemilik mobil juga harus pastikan kepada pihak bengkel untuk lamanya proses pengerjaan.

Jangan sampai jika kita memilih bengkel umum mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan terkait lamanya proses tune up yang tidak ditetapkan. Ada beberapa kasus pelanggan yang kecewa akan bengkel baik resmi maupun umum terkait lamanya proses. Sebagai seorang yang profesional, seharusnya mereka dapat memberikan kepastian kepada pelanggan dan bekerja sesuai dengan deadline yang ditetapkan.

Para tenaga ahli baik di bengkel resmi maupun bengkel umum akan memeriksa komponen-komponen pada mobil. hal pertama yang mendapatkan perhatian ialah filter udara dan mesin karburator atau throttle body. Filter udara yang masih dapat dibersihkan, maka akan dibersihkan semaksimal mungkin. Pihak bengkel akan memutuskan untuk mengganti filter udara apabila sangat kotor dan tidak dapat dibersihkan lagi.

Selanjutnya untuk mobil non-injeksi akan dicek karburatornya dan mereka akan menyetel ulang RPM pada mobil non-injeksi tersebut. Sementara untuk mobil injeksi hal yang dilakukan setelah pengecekan filter udara ialah mengecek throttle body. Jika perlu dibersihkan, maka tenaga teknis profesional akan menggunakan carbu cleaner. Perhatikan jenis mobil yang dimiliki injeksi atau non-injeksi.

Ketika semua telah bersih, tim akan melakukan pengecekan bada busi dan katup. Mereka akan menyetel ulang seluruhnya agar berfungsi lebih maksimal. Selanjutnya akan diperiksa tegangan aki apakah masih berfungsi dengan baik atau melemah. Jika lemah, maka akan dilakukan pengecasan. Mobil tidak luput dari cairan fluida yang terdiri dari rangkaian oli dan cairan lainnya. Jika volumenya tidak memenuhi standar, maka akan diganti.

Proses tune up memang membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang tidak sedikit. Setiap bengkel menawarkan biaya jasanya masing-masing. Biaya jasa belum termasuk biaya komponen yang perlu dilakukan penggantian dan setiap mobil memiliki kondisi kerusakan yang berbeda. Oleh sebab itu, pengendara ada baiknya melakukan servis berkala agar tidak terjadi kerusakan parah yang berakibat fatal.